Stranger69's Blog

Hanya mereka yang berani gagal dapat meraih keberhasilan

Category Archives: CCS ( Cerita Cerita Seru )

Kakak ku

Nama sebut saja namaku Andi. Umurku 21 tahun dan masih kuliah. Aku anak kedua setelah kakakku. Kami hanya dua bersaudara.Kakakku berumur 23 tahun dan baru wisuda.Aku memanggilnya mbak lulu.Kakakku memang cantik,tubuhnya putih mulus,dadanya gede dan pantatnya yang montok. Tingginya 171cm dan berat 54kg. Sangat seksi sekali,sehingga banyak cowok yang naksir termasuk aku sendiri. Aku punya kebiasaan onani setiap hari,bahkan bisa lebih lima kali sehari. Dan sering hayalanku tertuju pada mbak lulu. Aku sering pura-pura kekamarnya dengan maksud mengintipnya.

Suatu siang, aku melihatnya sedang berbaring di ruang tamu dengan hanya memakai rok pendek dan baju ketat. Kuperhatikan ternyata dia tidur. Mataku tertuju pada pahanya yang mulus. Nafsuku langsung naik,sambil menelan ludah aku berjongkok mendekatinya dan meraba paha mulusnya.Kuangkat roknya keatas dan kulihat cdnya yang menutupi seonggok daging tebal. Nafsuku makin menjadi-jadi.Kuturunkan cdnya pelan-pelan sampai paha,kuraba vaginanya yang tebal ku remas dengan pelan karena takut mbak lulu bangun. nafas ku mskin cepat menahan nafsu yang semakin naik. vagina mbak lulu terasa hangat dan lembab.

Aku terus menggosokan jari ku pada belahan vagina mbak lulu yang makin agak lembab. Namun dengan semua yang kulakukan pada vanigina mbak lulu, mbak lulu masih tetap saja tidur terpejam. Aku penasaran dan akhirnya aku mulai berani menjilatinya. Anehnya mbak lulu tetap tertidur.Kujilati vaginanya sampai basah dan kugesekkan penisku diantara paha mulusnya, akh nikmatnya saat kepala penis ku bersentuhan dengan paha mulus mbak lulu, geli… sampai menyemburkan sperma yang mengenai cdnya. Lalu kubersihkan dan kupasangkan lagi cdnya pelan-pelan. Dikamar aku terus terbayang,karena ini pengalaman pertamaku dan akan kulakukan lagi.

Malamnya pukul 1 dini hari,aku masuk kekamar mbak lulu dan ingin mengulangi pengalaman siang tadi.Kulihat dia tidur menggunakan kimono.Kudekati dan kubuka pelan-pelan tali kimononya.Wow…ternyata mbak lulu bugil tanpa benang sehelai pun,hanya terbalut kimono.Kubuka kimononya dan terlihat payudaranya yang gede (kira-kira 36B) dan montok. Kuremas dan kujilati putingnya yang merah. Kudengar mbak lulu mendesah tetapi matanya tetap terpejam. Kulanjutkan aktifitasku kearah vaginanya. Kujilati daging kecil (klitoris) diatasnya sampai puas dan kurasakan kepalaku dijepit serta lidahku merasakan cairan hangat. Kuhentikan jilatanku, sambil kuperhatikan paha mbak lulu yang merapat seperti sedang menahan pipis. Kuperhatikan matanya yang terpejam tetapi nafasnya cepat. Kubuka lebar selangkanganya dan kugesekkan penisku dibibir vaginanya.Kuselesaikan dengan semburan sperma diatas perutnya. Sebenarnya aku pengen merasakan gesekan dan cengkeraman otot vaginanya,tetapi aku takut dia bangun.Lagi pula dia kakak kandungku sendiri. Kubersihkan bekas spermaku dan kupakaikan lagi kimononya,lalu aku pergi tidur.

Besoknya aku tidak mencobanya lagi karena aku takut ketauan. Jadi aku cuma onani sambil berkhayal. Sampai suatu malam,hujan turun sangat lebat sekali. Aku tidak ada kegiatan, jadi aku berencana nonton bf dikamarku.Lagi asik-asiknya nonton, tiba-tiba pintu kamarku diketuk.Aku langsung mematikan tv dan membuka pintu.Tapi tidak ada orang, melainkan secarik kertas.Kuambil dan kututup pintu kamarku.Disitu tertulis”I KNOW WHAT U DID LAST MONTH”, so “DO IT AGAIN”. Aku terkejut membacanya, mungkinkah mbak lulu tahu?pikirku. Tapi kenapa dia nyuruh untuk melakukan lagi. Ah… sudahlah yang penting mbak lulu nggak marah dan dia suka.Dengan semangat campur nafsu (habis nonton bf)aku kekamar mbak lulu. Kulihat matanya terpejam dan tubuhnya tertutup selimut.Kudekati dan kutarik selimutnya. Ternyata mbak lulu nggak pake baju (bugil). Kujilat pentilnya yang merah,tiba-iba dia bangun dan memelukku. Aku terkejut dan langsung berdiri. “kenapa, takut”katanya. “kemarin kok berani, ayo… kemari nikmati tubuh mbak” katanya lagi. “bener nih”ujarku.Aku langsung membuka bajuku dan langsung menerkamnya dan melumat bibirnya. Kuremas-remas payudaranya dan kuisap pentilnya. “ssstttt… terus….. ndi.. ssst..” desahnya.

Lima menit kujamah payudaranya dan aku mulai menuju vagina mbak lulu. Aku menelusuri tubuh mbak lulu, kulitnya yg putih mulus dan kencang aku belai mulai payusara nya, terus ke perut nya yang rata, pusar nya. Aku cium pusarnya dan terus ke bawah munuju selangkangan mbak luilu. harum aku cium tubuh mbak lulu. Sementara tangan mbak lulu mulai membalai penis ku yanmg sudah tegang dari tadi, akh nikmatnya…. jari tangan mbak lulu yang lentik dan lembut menggenggam penisku yang berdenyut.

tangan ku mulai meremas vagina mbak lulu yang makin basah. dengan bulu vagina yang tidak terlalu lebat tapi tercukur rapih, aku bisa melihat belahan vagina mbak lulu yang indah. Aku remas lembut dan aku belai vagina mbak lulu. “oohhh….. ndi….. akh…..” desah mbak lulu. Aku dekatkan lagi muka ku dengan selangkangan mbak lulu untuk ketuga kalinya, namun kali ini aku tak takut dan waswas seperti sebelumnya. makin dekat vagina mbak lulu dengan wajah ku hingga aroma vagina mbak lulu yang menarangsang makin terasa. Aku kecup lembut vagina mbak lulu, dan mbak lulu langsung mendesah dan mengerang kerika bibir ku bersentuhan dengan permukaan vagina mbak lulu. “akh…. andi…… nikmat… akh…..” eerang mbak lulu lagi. Aku yang makin bennafsu langsung mencium dengan buas vagina mbak lulu, Aku jilat dan hisap vagina nya, aku jilati cairan yang membasahi permukaan vagina mbak lulu, aku terus menjilat vaginanya.”Oh…. sssttt.. enak…. terus….. ah.. ah…” erangnya.Kujilati terus sampai kurasakan vaginanya menyemburkan cairan hangat dan berdenyut. “ohhhhhh……..” terdengar erangan mbak lulu tanda dia orgasme.Aku meremas-remas payudaranya agar nafsunya bangkit lagi.

Kujilati sambil tanganku menggosok vaginanya yang basah. “ayo…masukin aja”bisiknya.Seperti yang sering kulihat di film,kubuka lebar selangkangannya dan kutusukkan penisku keliang surganya.sulit sekali,pelan-pelan dan blessss amblas penisku terbenam dalam vaginanya. “akh…” erangkum panjang. sementara tubuh mbak lulu sedikit tersentak saat penis ku masukke dalam liang surgaanya itu. “eemmmpphh…….aaakkhh…..” erang mbak lulu sambil menggigit bibirnya tanda mbak lulu menikmati tusuka pertama penisku ke dalam vagina mbak lulu. Rasanya penisku seperti dijepit kuat sekali.Kugoyang maju mundur(mbak lulu sudah tidak perawan lagi,nggak tahu siapa yang buat).Kulihat mbak lulu mulai menikmati lagi.Kugoyang makin cepat.”Ohhh… ohhh…. nggg….. ayo… lagi….. terus…. owww….” jeritnya.

Dengan satu tangan menopang tubuh ku, sambil menggoyang pantaku naik turun, tanganku meremas payudara mbak lulu yang lembut kenyal namun kencang. tak hentinya mbak lulu mendesah dan mengerang saat sodokan demi sodokan penisku
memenbus vagima mbak lulu. bunyi kocokan penisku di vagina mbak lulu menambah suara yang ada di ruangan itu. mbak lulu memejam kan matanya, tanggannya ia naikan ke atas dan memegangin bantal dan meramasnya. tanda mbak lul sangan menikmati pemainan in dengan aku. dengan posisi itu aku dapat melihat tubuh mbak lulu yang indah ramping, seperti sebuah gitar dengan lekuk yang mulus. payudaranya bergerak dan bergoyang seirama dengan sodokan penisku di laing ternikmat yang pernah aku rasakan.

Aku tak tahan hanya meremas payudara nya, sambil terus menggoyang pantat ku aku cium dan lumat lagi payudara mbak lulu dan aku gigit kceil puting nya “aw… akh… ndi…. oooohh…….” erangnya agak keras. aku cium bibirnya yng merah. hingga…. “Aku…. mau… keluar…. mbak…. “jeritku. “tahan…. sama-sama….. didalam aja….” katanya lagi. crottt……… crot….. crooottt….. kusemburkan spermaku didalam rahimnya. Kurasakan penisku berdenyut-denyut. ‘akkkhhhh…….. “erangku panjang.Kurasakan kenikmatannya sampai ubun-ubun.Aku terus menggoyang penisku maju mundur dan kaki mbak lulu mengepit kuat pinggangku. Kurasakan penisku disembur cairan hangat dan kulihat mbak lulu mengejang menahan kenikmatan orgasmenya. “aaaahhhhhh….. “desahnya puas.

Penisku kubiarkan menancap, menikmati otot vaginanya yang berkontraksi meremas-remas penisku.Setelah selesai, aku berbaring disamping mbak lulu sambil meremas-remas payudaranya. “makasih mbak, betul-betul nikmat”.kataku. “kamu juga nikmat” katanya sambil tersenyum. Aku pun langsung melumat lagi bibir mbak lulu, kami pun kembali berciuman dengan lembut kali ini layaknya seperti sepasang kekasih.

Malam itu kunikmati lagi tubuh mbak lulu, kali ini aku yang berbaring terlentang dan mbak lulu yang memulai nya. dia mencium bibirku semetara tangan ku meremas kedua payudaranya. penisku yang tadi agak mengecil mulai bangun lagi dan mengeras. tangan mbak lulu kemudian mengocok penis ku, “eemmpppp….. akh…..’ erangku merasakan nikmatnya kocakan tangan mbak lulu yang lentik. penisku kembali tetang dan keras seperti tapi setlah di kocok-kocok oleh tangan mbak lulu. melihat itu mbak lulu yang jg seprtinya sudah ga tahan langsund menduduki selagkangannku hingga penisku tertindih tubuhnya.

mbak lulu lalu maju sedikit hingga posisinya dia kira pas, dan dengan di bimbing tanggannya, penisku di arahka ke liang senggamanya lagi. aku rasakan vagina mbk lulu masih basah, dang saat tepat kepala penisku berada di bibir vaginnya, mbak lulu mengangkat tubuhnya dan dengan perlahan kembail turun hingga perlahan juga penisku masuk lagi ke dalam vaginna mbak lulu yang hangat, licin dan nikmat itu. dan karena sudah licin hingga penisku masuk dengan lancar ke dalam vagina mbak lulu hingga blesss masuk seluruh batang penis ku ke dalam vagian bmak lulu, aku terpejam dan mendesah saat jepitan daging licin dan hangat itu menggesek kembaku penis ku. mbak lulu yang sudah naik nafsunya langsung bergerak naik turun hingga mengocok penisku. sebenarnya aku kurang merasa kenikmatan seprti tadi dengan posisi sekarang, namum melihat gerakan dan goyangan mbak lulu yang bersemangat, menunjukan mbak lulu sangat menikmati posisi kali ini. “aakhh…akh…..eemmmhhhh…..” desah mbak lulu.

aku biarkan mbak lulu yang menguasai permainan kali ini, dan memang mbak lulu sangat menyukai posisi di atas ini, terbukti dengan goyangan pinggul mbak lulu yang makin liar hingga aku yang tadi agak pasif kembali mualai bergerak. aku remas kedua payudara mbak lulu yang bergerak naik turun, kenyal dan lembut…. aku belai pinggangnnya dan aku elus punggung mulus mbak lulu yang kemudian aku tarik hingga kami berciuman kembali. mbak lulu membungkuk tapi pinggulnya terus pergreak liar, naik turun, berputar hingga penisku yag ada dalam vaginanya semakin terasa terjepit, namum sangat nikmat, aku mulai dengan pelan mengocok naik turun namun aku yag pertama kali merasakan gaya tersebut agak kaku yang membuat mbak lulu tersenyum di antara erangan dan desahan nya.

Aku cium payudaranya, aku remas, aku hisap putingnya dengan gemas dan mbak lulu pun merasa akan orgasme dengan goyangan pinggul yang makin cepat dang gerakan naik turun pantatnya yang bahenol juga erangan, dan desahannya. aku yang makin nafsu juga semakin aktif bergerak, tidak hanya ppinggul, namun tangan ku meremas payudara mbak lulu. hingga…”akh….. akh….eemmmhh….. ndi…… akh… mbak…. mau… keluar… aakh……” desahnya hingga akhirnya tubuh mbka lulu bergetar dan aku rasakan cairan hangat lagi di penisku yang masih ada di dalam vagina mbak lulu, “akh…………” desahnya panjang yang kemudian tubuh mbak lulu terkulai dan rebah di atas tubuhku hingga payudara mbak lulu menempel di dada ku.

Aku biarkan beberapa saat dan aku juga menikmati remasan dari otot vagina mbak lulu yang berkontarksi meremnas dan menjepit batang penisku. dan aku yang tidak mau kehilangan momen itu langsug membalikan dan memutar tubuh kali hingga kembali mbak lulu di bawah. sambil aku rasakan pijatan lembut itu aku kocok lagi penisku naik turun hingga tak lama “akh….. mbak….. ndi… mau… keluar….. akh….” desahku dan crott…. crott… crott…. spermaku aku semprotkan lagi di dalam rahimnya. dan aku terkulai di atas tubuh kakakku yang sexy itu.

setalah selesai aku rasakan kenikmatan itu, aku berbaring lg di sebalhnya dan mencium lagi bibir mbak lulu yang hangat dan nikmat. “kamu hebat sayang….” sahut mbak lulu sambil tersenyum. aku kecup lagi bibirnya dan bilanh “mbak…. ini malam yang ga bakal ndi lupain, mbak udah ngasih kenikmatan buat ndi….” kataku dan mbak lulu pun bilang “sama ndi, mbak juga nikmatin banget”. akhirnya kami tidur saranjang karena kelelahan dan masih telanjang sambil berpelukan.

pagi hari aku bangun meninggalkan mbak lulu yang masih tidur telanjang dan aku kembali kekamarku dan tertidur dengan pulas. Semenjak itu,kami sering melakukannya kapan saja dengan gaya berbeda-beda.Terkadang kusodok pantatnya yang montok, kusuruh mengisap penisku dan menelan spermanya. Pokoknya aku puas menikmati seks dengan mbak lulu.

AKU dan MAMI

Kenalkan namaku Andi aku tinggal di kota x di Prov x
Semua ini berawal dari 3 tahun yang lalu ketika itu aku masih sma.Hubungan ku dengan mamaku sangat baik dan bisa dikatakan cukup dekat.Tak jarang kami bermain seperti seorang kakak dan adik… atau teman sendiri.Papa sendiri jarang pulang ke rumah karena beliau kerja di sebuah perushaan asing yang jauh dari rumah.Memang semua itu bisa terjadi karena mamaku melahirkanku umur 18 tahun.Ya dia memilih kimpoi muda bersama papa yang kala itu sudah berkerja di perusahaan asing…Tak heran pasangan muda mudi ini diberi restu untuk menikah dan lahirlah aku.
Suatu malam sehabis pulang dari bimbingan belajar aku merasa sangat ngantuk.. jam didinding menunjuk ke angka 9.30.. cepat pula aku bergegas ke kamar..”ma aku pulang” kataku.. namun tak ku dengar balasan… tapi apa peduli ku mungkin dia sedang di toilet kataku… Tak lama kemudian ku dengar suara gaduh disebuah kamar…lalu aku menyadari bahwa kamar tersebut adalah kamar mamaku…Namun ini sudah malam aku pun malas.jadi kuputar tubuhku dan bergegas ke kamarku..
Kembali aku terbangun dari tidurku mendengar suara gaduh.Kali ini aku harus melihatnya… ketika ku intip di lubah pintu apa yang ku lihat tidak dapat dipercaya…mamaku sedang bermain dengan alat vibrator”hm…mm….mm…”kakinya menyeret nyeret kasur menahan sakitnya”…..mm…mm..”Terus Kupandangi namun apa yg kudengar selanjutnya tidak dapat ku percaya..”…ndi…mm…mm.. ndi terus…ah..”jantungku pun berdebar tidak menyangka apa yg kudengar.
Aku pun pergi ke kamar untuk menyembunyikan diriku dan tidur….
Jam 12 aku terbangun..sayup sayup ku dengar suara”ndi”…setelah mataku terbuka lebar ternyata itu mama”ada apa ma,malem2x begini”kulihat mama memakai daster yang sangat tipis,,,sampai sampai bh dan celana dalamnya dapat terlihat olehku..dan akupun masih bisa melihat celana dalamnya yang basah….”ndi … maafkan mama..”seketika itu pula mama mencium bibirku dan memainkan lidahnya”mmm…”kataku…lalu ku hentikan sebentar”ada apa ma?”aku bertanya selagi jantungku berdebar”ndi mama kesepian selama ini ayahmu tidak pernah ada di dekat mama,,,mama butuh,,seorang pria yg selalu ada di mama yaitu kamu ndi”aku tidak bisa berfikir apa apa”tapi ma..andi kan..”belum selesai aku menjawab mama kembali menciumku”semalam ini saja ndi…”kemudian setelah itu dia memelukku kurasakan hangatnya tubungnya …

Buah dadanya mengenai dadaku…”ma andi…kan…”aku ingin memastikan ada apa ini”ngga apa 2x ndi sekali ini saja…”kami pun melanjutkannya…dengan alami..kumasukan jari2xku ke daster mama untuk ku buka…”ah….”sahut mama… lalu kumasukan tangan lainnya ke dalam celana mama yang sudah basah…”ma maaf andi juga laki2x biasa andi ngga bisa tahan”kataku dengan perasaan bersalah”ndi ngga apa2x mama bisa memakluminya,mama juga membutuhkannya ayo teruskan”kumasukan jari ku ke dalam vagina mama yang hangat,, inilah tempat ku pernah dilahirkan tidak kusangka begtitu indah dan nikmatnya”ah…ah…”mama tak kuasa menahan gerakan tanganku di alat vitalnya.. lalu ku cium buah dadanya kemudian ku hisap putingnya”ndi ayo ndi … ah…. isep aja…mama masih pengen kamu menyusu ke mama kaya waktu dulu…ah…”kami pun melakukannya selama mungkin… kira2x setelah 15 menit berlalu gejolak gairah tidak bisa kami tahan…”ma andi pengen..”kataku”stt… sudah mama sudah tau kok.. ayo andi masukin aja..”lalu ketika ku keluarkan alat vitalku mama langsung memerah begitu juga dengan alat vitalnya…lalu ku masukan secara perlahan….”hmmm….m…mmm..”mama menahan rasa sakit”ah…ndi mama ngga nyangka ukuran nya… ah…mm… cukup buat… mmm.. mama…ah…”akhirnya aku sampai pada ujungnya,dan kamipun berhenti sejenak..”ndi selamat datang lagi di tubuh mama”aku rasakan ada tembok diujungnya”ayo andi gerak sama2x…perlahan ya ndi…”kata mama menuntunku”iya ma..”Kami duduku berhadapan mama diatas ku dan aku dibawahnya,buah dadanya tepat berada di depan mataku…,, sedikit ku goyangkan “ah…andi…ah…”desah mama”ma…ma..ah…”kata ku kami pun bergerak perlahan dengan perlahan…
secara perlahan aku meraba ke pantat mamaku..”hmmm..mmm..”mama yang masih menahan sakitnya gerakan ku..
akhirnya tanganku mencapai pantatmama lalu giliranku yang mengatur tempo dengan tanganku..”ahh…ah…”mama sudah tidak bisa menahan lagi teriakannya..
lalu ku percepat tempo gerakanya”ahh… andi…ah.. mama satik ndi..”kata mama padaku”mama andi juga maa..”balasku
“ayo ndi cium lagi mama ah…”lalu mama mencium ku lagi”ah…ah..”teriak mama seraya melepaskan ciumanku..lalu terlihat
cairan keluar dari kedua mulut kami… membasahi tubuh kami”ah..ah..”teriakan mama sangat keras begitujuga denganku”maa…maa…..”…
tangan mamapun merangkul ku dan memegang erat tubuhku”ndi suka ngga…ah…dengan mama..”tanya mama”iya mahandi suka…”balasku lagi
lalu mama menyuruhku untuk pindah”ndi coba sekarang angkat mama,,,ah…tapi jangan andi lepas ya..ah..”tanpa basa basi lagi aku pun mengangkat tubuh mama yang besar dengan
sekuat tenagaku,, dan aku pun berdiri dengan menahan mama yang masih tetap menyatu dengan ku”ahh.. sekarang coba andi duduk di ruang tamu..mmm..”lalu aku pun berjalan dengan tetap
menggedong mamaku yang tetap menempel padaku,,aku melangkah dengan hati2x sedikit demi sedikit…buah dadanya semakin rapat ke arahku..
dan mama masih tetap menggerakan tubuhnya…”ah..ah..”lalu akupun berhasil mencapai ruang tengah..”di kursi yang mana ma?”diriku sudah tidak kuat lagi menahan berat badan mama
“yang itu ndi yang kecil..jangan di sofa..ah..ah..andi duduk di sana ya ndi..ahh..”mama memilih bangku kecil yang hanya muat untuk satu orang dan aku pun duduk disana “ahh…ah…”teriakan mama semakin keras mungkin sudah hampir mencapai orgasmenya”maa.. andi udah mau keluar maa..”
“ndi mama juga ah…”lalu kurasakan aliran yang menjalar ke seluruh tubuhku”maaa andi mau keluar maa..ah..”sahutku”ndi ayo cpet keluarin ndi.. mama juga udah mau ah..”seketika itu aku berusaha untuk menarik mama keluar
tak disangka bangku yang kami pakai bergoyang dan mengakibatkan kami hilang keseimbangan”ah… ayo ndi cpet..ah.. andi.. andi..”kami pun jatuh ke karpet empuk,,, dengan posisi mamaku dibawah dan aku diatasnya”aahh…ah..”kataku”hmmm andi ndii..”akat mamaku
ketika jatuh penisku menusuk dalam ke bagian tubuh mama… dan kusadari bahwa itu adalah bagian dari rahim mama,,, “ahh…………ahhh….”aku pun mengeluarkan bibit bibit bayi ku di dalam rahim mama yang sangat dalam”ahh… andii… apa yang kamu lakukan ndii ah..”
seketika itu pula mama mengeluarkan orgasmenya,,, telur2x mama keluar dengan banyaknya tiada henti begitu pula dengan sperma ku…”ahhh….ah….”aku terus mengeluarkan cairan hormonku kedalam mama begitu juga mama”ahh……”
dan kami pun berhenti berteriakk.. lalu kusadari bahwa penisku berhenti orgasme setelah 1 menit kemudian “hah hah hah”desahan nafasku”hmmm..”dan mama memejamkan mata,, (posisi kami masih menyatu)
“ma maaf andi tadi hilang keseimbangan ma…”kataku dengan perasaan bersalah”ngga apa apa ndi..”balas mama yg masih terlihat cape (tapi ma tadi andi ngeluarinnya di dalam.. andi takut bersalah ma.. andi takut..”kataku
“andi ngga perlu takut kok..”kata mama”nanti kalo mama hamil apa kata orang,, tadi andi ngeluarinnya di rahim mama”kataku kembali”ngga apa2x ndi kalo mama hamil mama seneng… sebenernya mama pengen punya anak lagi ndi.. tapi dair siapa
papa jarang pulang,, mama cuma bisa berharap ke kamu ndi”aku pun terdiam”jadi andi mau bantu mama hamilkan??”tanya mama”iya andi coba ma..”

setelah itu kami pun melakukannya dengan sering sehari sampai 4 kali bahkan lebih… mama tidak memakai baju didalam rumah agar aku dapat melakukannya kapan saja… kadang ketika mama sedang masak aku lakukan,, ketika sedang makan pun tak jarang posisi kami menyatu..
ketika mandi kami selalu melakukannya di bathhun “ma ini yang keberapa ya ma?”….”ini yang ke 27 kali ndi ayo terus kasih bibit andi lagi ke mama..”….”iya ma…”…..
bahkan ketika tidur kami tetap dalam keadaan menyatu hingga ke sekokan harinya…dan ke esokan harinya cairan sudah mengering di masing2x alat vital kami…
beberapa minggu kemudian setelah kami melakukannya selama 1 bulan mengatakan padaku”ndi kamu akan jadi kakak dan ayah ndi…”setelah itu kami pun tersenyum satu sama lain

beberapa bulan kemudian perut mama semakin membesar dengan bayiku didalamnya.. dan papa belum tahu akan hal ini.. walaupun perut mama yang semakin besar karena kata dokter anaknya adalah kembar,tidak menyurutkan niat kami untuk tetap bercinta”ah…ayo ndi…ahh…”mama semakin bergairah dengan 2 bayiku didalam
perutnya “maa mama kelihatanya semakin bergairah sejak mama hamil ma? ah….”tanyaku”iya ndi mama semakin bergairah..sejak mama mengandung bayi andi…ahh..” tidak hanya itu buah dadanya pun ikut membesar karena susunya mulai terisi..”ma boleh andi nyusu ma?”aku memintanya karena tidak tahan melihat
puting yang penuh dengan susu bergoyang kesana kemari…”ahh.. hmm.. iya … ndii.. ah,.,boleh”aku pun menghisap manisnya susumama,, sambil memegang perut mama yang besar,bulu2x mamapun mengeluarkan cairan,, seperti diketiaknya lalu kujilati ketiaknya”hmmm… ah…”tahan mama dengan gairah yang amat sangat
“ndi mama mau keluar ndi…”teriak mama”ma andi juga ma… andi udah ngga tahan…ah…”lalu kami pun mengeluarkan cairan reproduksi kami bersamaan.. meskipun hamil mama tetap selalu bergairah…

syukurlah beberapa bulan kemudian mama melahirkan bayi sepasang bayi kembar yang sehat…”ndi mama pengen punya anak lagi ndi…”kata mama setelah melihatku menggendong bayi..

setelah itu papa mengetahui hubungan kami dan memutuskan untuk pergi… setelah itu aku dan mama hidup berdua kami tetap melakukan hubungan intim… mamaku selalu terus menginginkan anak…

selama bertahun2x kami pun melakukan hal tersebut dan memiliki belasan anak… dan mama selalu bahagia

Aku Rela Ditiduri Anakku

Aku enggak mengerti, kenapa ini semua bisa terjadi. Jelasnya, aku merelakan tubuhku ditiduri oleh anakku sendiri yang kulahirkan dari rahimku. Aku menaikmatinya dan aku justru ketagihan tidur bersama anakku Ragil. Anak bungsuku yang sangat manja dan selalu mengikutiku kemana saja. Tidak seperti anak sulungku yang juga pemuda, serta anak keduaku yang gadis. Mereka sudah merasa malui berjalan denganku. Beda dengan ragil berusia 18 tahun ini, selalu mau memboncengku ke pasar saat belanja sepulangnya dari sekolah atau menemaniku apa saja.
Sakin manjanya, seiisi rumah suka memperolok-olokkannya. Dia tak segan segan tiduran meletakkan kepalanya di pahaku dan aku membelasinya. Ayahnya selalu tersenyum, atas kekolokannya itu. Seisi rumah malah megejeknya dengan kasih sayang. Maklum anak bungsu.
Usai menagih hutang dagangan, hampir sepanjang jalan kami diterpa hujan deras. Setiba di rumah, kami langsung mandi dan ganti pakaian. Akupun menganti pakaianku dengan daster, kemudian bersembunyi di balik selimut, untuk menghangatkan tubuhku. Hujan di luar masih saja deras. Sore itu, Ragil juga tidak pergi fitness. Dengan celana pendek dia langsung memasuki kamarku dan ikut bersembunyi di balik selimut. Terasa kehangatan membuatku senang juga. Ragil memelukku dan aku balas memeluknya di balik selimut.
Saat paha kami beradu, aku baru ingat, aku tidak memakai apa-apa di balik daterku. Kaous oblong tipisnya terasa menempel di buah dadaku dan paha kami saling berhimpitan. Haruskan aku melepaskan pelukan ini? Bukankah Ragil membutughkan kehangatan? Tidak. Biarlah dia hangat dalam pelukanku.
Ah… desah nafasnya di leherku, tiba-tiba membuatku birahi. Sekujur tubuhku terasa ada getar-getar halus. Kutolakkah Ragil. Terlebih Ragil mulai mengelus-elus buah pantatku, aku merasakan ada sesuatu dalam elusannya itu. Aku pura-pura tertidur saja sembari menikmati elusan itu. Sesekali kuperdengarkan suara dengkur palsu, agar dia bebas mengelus tubuhku. Toh hanya elusan saja.
Heeep… tiba-tiba aku merasakan Ragil melorotkan celana pendeknya dan aku merasakan penisnya yang keras di pahaku. Dadaku berdebar keras dan vaginaku terasa gangat. Dan… Ragil menaikkan dasterku, kemudian telapak tangannya meraba bulu-bulu vaginaku. Haruskah aku menepisnya? Tentu dia akan malu dan sangat malu. Hemmmm….
Jarinya mulai meraba klitorisku dan vaginaku sudah mulai basah. Walau usiaku sudah 49 tahun, namun kok tiba-tiba nafsu birahiku seperti kembali remaja> Heran juga aku.
Dengan gerakan cepat, Ragil menelentangkan tubuhku dan menindihnya, lalu dengan cepat penisnya menembus vaginaku. Dia membuka kancing dasterku dan mulutnya mulai menjilati pentil tetekku bahkan sebelah diremasnya dengan lahap sekali. Mulutku diciuminya dan lidah kami sudah bertaut. Cepat pula ragil melepas baju kaosnya. Kemudian dia pun berbisik lembut di telingaku.
“Ma… pakaian mama aku buka ya…” Tanpa menunggu jawabanku, dia mengangkat dasterku dan melepasnya dari tuuhku. Aku mengikuti saja kemauannya, sembari menikmati. Kami sudah telanjang bulat di atas tempat tidurku. Aku memeluknya dan mengusap-usap kepalanya dengan lembut.
“Nak… ini rahasia lho…” bisikku padanya.
“Hemmmm…” hanya itu jawabannya. Kami terus saling memberi elusan, ciuman dan aku sangat menikmati tusukan penis Ragil dalam vaginaku. Terasa venisnya demikian pas dalam liang vaginaku. Saat dia tusuk jauh ke dalam, aku merasakan ujung penisnya menghunjam bagian terdalam dari rahimku.
Ragil mendesah dan aku mengerti tusukannya yang makin cepat kemudian terhenti lalu dihunjamkan dalam ke dalam rahimku, pertanda dia akan orgasme. Aku mengimbanginya, karean tak mau kehilangan kenikmatan. Lalu…. kami pun tiba pada puncak kenimatan kami.
Kusuruh Ragil segera ke kamar mandi untuk memebersihkan diri dan pindah tidur ke kamarnya. Sebentar lagi seisi rumah akan kembali pulang. Pukul 17. 20 Ragil terbangun. Aku hadiahi dia segelas susu panas. Dia tersenyum dan aku mengedipkan mata. Kami saling mengerti.
Menunggu ujian masuk perguruan tinggi, Ragil memang selalu di rumah. Dua hari lagi dia akan mengurus ijazah SMA nya. Saat pagi-pagi semua sudah pergi ke kampus dan suamiku pergi kerja. Aku duduk menonton TV. Ragil baru usai menyuci piring setelah kami semua sarapan. Dia persis di belakangku di lantai dua rumah kami, memelukku daribelakang. Dengan lembut diamencium keningku dan dari leherku, dia masukkan tangannya ke dadaku dan mengelus tetekku. Kuangkat tanganku dan menarik tengkuk Ragil sembari mengelusnya. Ragil pu mengangkat wajahku, lalu bibirnya sudah menempel di bibirku. TV terus menyala dan kami berciuman pagi itu.
“Ma… pinti di bawah sudah aku kunci semua…”
“Lalu bagaimana?”
Ragil mengelilingi sofa dan ada di hadapanku. Dia bimbing aku berdiri. Dia angkat dasterku hingga lepas, lalu membuka pengait bra, kemudian melepaskan celana dalamku hingga bugil. Ragilpu melepas semua pakaiannya hinga budgil juga. Kemudian kami duduk di sofa menyaksikan acara TV sembari berpelukan. AKuamengikuti apa kemauannya seperti kerbau dicucuk hidungnya. Kami terus berciuman. Ragil merebahkan tubuhku di atas sofa, kemudian mengangkangkan kedua kakiku dan menjilati vaginaku. Bahkan duburku. Akuamenggelinjang. Aku tak perlu bertanya darimana dia mengetahui semua ini. Tapi aku beberapa kali memergokinya menonton BF. Sampai akhirnya aku tak mampu menahan gejolakku dan memintanya untuk menusuk vaginaku. Dengan perlahan dia menusuk vaginaku dan secarata teratur dia menusuk-cabut penisnya dalam vaginaku. Aku sudah tak mamu menahankan kenikmatan itu.
Sejak saat itu, setiap ada kesempatan kami selalu melakukannya. Di rumah atau pergi ke pedesaan menagih hutang dagangan, bahkan di hotel kecil, di luar kota. Semua orang tau kalau Ragil adalah anak kandungku. Jadi tak ada yang curiga, kalau kami tidur sekamar dalam satu hotel yang dua ranjang, ukuran tiga kaki. Malah dalam kamar, kami hanya memakai satu ranjang bersempit-sempitan namun menghangatkan. Tiga kali seminggu kami melakukannya.
Kini Ragil sedang menyusun skripsinya. Nafsu kami tak pernah pudar, bahkan semakin menjadi-jadi. Dalam usiaku yanga sudah 53 tahun, aku banga, bisa mengimbangi permainan seks Ragil.
Di kampus Ragil anak yang brestasi, bahkan tiga kali dapat bea siswa. Tak ada alasan bagi seisi rumah untuk tidak mengakui prestasinya. Bahkan ayahnya berkata: tuh Ragil si manja, tapi berprestasi. Kakak-kakaknya senyum saja.
Yang membuatku aneh, kenapa ketika aku berhubungan seks dengan suamiku, gairahku tidak seperti ketika berhubungan seks dengan Ragil. Daya serang Ragil memang luar biasa, tidak seperti suamiku yang mulai loyo. Terkadang aku kewalahan mengimbangi permainan seks Ragil.
Persah suatu hari, di rumah, kami bertalanjangb ulat selama 14 jam, waktu mandi makan dan sebagainya dan berhubungan seks sampai tiga kali dan kami sama-sama menikmatinya.

Ibu Tiri….

Cerita ini berawal karena aku sering menonton film-film porno yang aku dapatkan di website website orang dewasa.

Namaku andreas sekarang berumur 17 tahun. Sewaktu aku berumur 13tahun ayah sudah bercerai dengan ibu.. dikarenakan hubungannya yang tidak cocok lagi. Ayah merawatku sendiri hingga aku berumur sekarang ini. Ayahku berumur 40 tahun, Aku tidak pernah menyangka jika ayahku mempunyai pacar lagi dan yang aku sangat tidak percaya pacar ayahku itu ternyata masih muda. Seorang mahasiswi di fakultas ekonomi di universitas X. yang umurnya baru 26 tahun. Dan sekarang wanita itu menjadi ibu tiriku yang menggantikan ayahku untuk merawatku.

Siang itu cuaca sangat bagus, tidak terlalu panas dan tidak terlalu sejuk. Kebiasaanku di siang hari iyalah menonton film porno yang aku download dimalam hari. Setelah sering menonton film, aku menjadi sangat penasaran dengan hubungan real suami istri dalam bercinta. Karena aku sering lihatnya film saja. Tiba-tiba niat jahat timbul dalam pikiranku untuk mengintip ayahku bercinta dengan ibu tiriku.

Malam itu aku tidak bisa tidur karena cuaca sangat panas sekali, dan kebetulan kamar ku tidak memakai ac, soalnya aku juga tidak bisa tidur kalo udaranya dingin sekali. Jadi ku putuskan untuk berinternet ria diruang kerja.

Sewaktu aku melintas dikamar ayahku. Aku melihat lampu kamarnya masih menyala. Aku terdiam sejenak dan berfikir. Padahal ayahku dan ibu tiriku kalo tidur lampunya pasti dimatikan. Timbul niat jahat ku untuk melihat apa yang ada didalam kamar itu. Aku mengambil kursi komputer dan meletakannya di depan pintu kamar ayahku, kemudian aku melihat hal yang sangat sangat aku ingin lihat dari dulu. Ayahku sedang melakukannya dengan ibu tiriku. Baru melihat 3 menit penis ku mulai tegang. Aku sangat tidak menyangka bahwa ayahku melakukannya sama seperti di film film. Mereka melakukan oral sex, gaya 69 dan menyemprotkan spreman di badan ibu tiriku. Aku pun semakin tidak tahan, aku mengocok-ngocok penisku di depan pintu kamar sambil mengintip ayahku sedang bercinta.

Setelah spermaku keluar aku membersihkannya dan tidak jadi pergi ke ruang komputer. Setiap hari aku hanya memikirkan kegiatan dimalam itu. Aku tidak tahan ingin melakukannya juga. Suatu hari ayahku mendapat tugas dari kantornya untuk pergi ke luar kota selama 4 hari. Dan ayahku berpesan kepada ku tolong jangan pulang larut malam. Soalnya ibu dirumah sendiri. Aku berfikir ini sepertinya kesempatan aku untuk melakukannya dengan ibu tiriku yang masih muda itu. Tapi aku bingung bagaimana cara memulainya. Lalu aku berfikir dan terus berfikir dan akhirnya aku tertidur pulas. Keesokan paginya ayah sudah berangkat dan aku masih tertidur. Sewaktu aku bangun tidur ibu sedang siap siap mau mandi. Lalu aku menanyakan kepada ibu tiriku, mau pergi kemana bu, ibu ku menjawab dia ingin pergi kuliah. Sewaktu itu pergi kekamar mandi. Cepat cepat aku menuju kamar mandi dan mengintipnya dari celah celah pintu kamar mandi. Aku semakin tidak tahan melihat kulit mulus ibu tiriku. Setelah selesai mengintip aku kembali kekamar, dengan keadaan bugil berbaring di tempat tidur, aku pelan pelan mengocok-ngocokan penisku sambil membayangkan tubuh ibu tiriku.
Tiba-tiba ibu membuka kamarku dan sialnya kamarku tidak di kunci itu kaget melihat aku sedang berbaring di tempat tidur tanpa memakai busana. Eeeh ibu… sahut ku gugup ada apa bu, enggg anu ibu mau pergi kuliah dulu…. Kamu jaga rumah ya, jangan kemana-mana. kamu ngapain tidur-tiduran ga pake baju, kata ibuku dengan suara agak keras. Eee itu bu.. panass jadi aku buka baju. Ooh emang kamu ga malu sama ibu, sahut ibuku. Enggak kok bu, kan dirumah sendiri emang kenapa harus malu. Ya udah ibu pergi dulu ya kekampus, entar jam 12 ibu pulang.

Semenjak itu aku jadi bebas tidak bebusana dirumah, tetapi aku tetap memakai celana dalamku. Kebetulan aku hobi banget pake celana dalam g-string, soalnya itu celana dalem sexy banget dan engga ribet. Cuma harganya agak mahal sih. Gak lama kemudia jam sudah menunjukan jam 12 siang. Ibu pulang dari kampus, aku sedang menonton tv dikamar dengan menggunakan celana dalam saja. Ndree kamu lagi ngapain ?? ibu bawain makan nih buat kamu. Mendengar ibu membawa makanan aku dengan cepat langsung keluar kamar. Mana bu makannya andre lapar nih. Itu di atas meja makan, ibu belikan nasi padang buat kamu. Oh makasih ya bu.

Aduh andre kamu kok ga pake baju sih ?? ya kan didalam rumah bu, lagian dirumah panas sih. itu celana dalam kamu ya ndre ? iya bu.. emang kenapa ?? sexy yah bu ? ibu hanya tertawa kecil. Ya udah di makan sana nasinya entar dingin ga enak lho. Ibu mau kekamar dulu mau ganti baju. Iya bu andre makan, aku lupa mematikan tv ku dikamar, bergegas aku pergi kekamar untuk mematikan tv. Melintas dikamar ibu aku penasaran lagi ingin melihat ibu mengganti baju. Ku buka pelan pelan pintunya ternyata tidak dikunci, wow ibu hanya memaki celana dalam saja dengan susu nya yang masih terik dan mulus penis ku menjadi tegang. Lalu timbul pikiran kotorku. Langsung aku masuk kekamar ibu, dan ibu pun kaget. Hei ndre ibu lagi ganti baju nih. Ada apa kamu masuk kekamar ibu ? ga pake ketok pintu lagi. Ee ini bu, ibu kan orang tua andre yang baru. Andre kan belom pernah mimi cucu ma ibu, andre mau mimi cucu nih sama ibu. Ihh kamu ini kayak anak kecil saja, kamu kan udah gede udah 17tahun masa mau mimi cucu sih. iih ibuu pelit ayo dong bu ayoo dong buu aku merengek. Ya udah sini, ibu naik ke tempat tidur dan aku pun menyusulnya. Sebentar aja ya ndre mimi cucunya. Engga pake basa basi a I u e o lagi aku langsung menyambar susu ibuku yang mulus itu. Aduh ndre geli ndreee, udah ah geli. Tapi aku tidak menghiraukannya tangan kananku pun mulai bergerak kebibirnya dah memasukan jariku ke bibirnya dan tangan kiriku pun mulai meraba raba vagina ibu. Ihh andre nakal, udah ah ndre geli tau ga sih. kemduian ibu mendorongku dan akhirnya aku terlepas dari ibu. Ibu beranjak dari tempat tidur. Nafsuku tidak bisa tertahankan lagi aku beranjak dari tempat tidur lalu memeluk ibuku, dan membaringkannya lagi ke tempat tidur.

Baru ibu ku mau berkata mulut ku sudah menyambar mulutnya dan sepertinya ibu merasakan kenikmatan itu. Ahhhh ahhhh ndree jangan ndree nanti ayah tau kamu bisa dipukul. Ayah sedang keluar kota bu jadi ayah engga bakal tahu. Ndree jangan ndree ibuku memberontak dan berusaha melepaskan diri dariku, tetapi aku tetap tidak mau lepas. Ibu tenang saja bu ayah tidak bakal tahu dengan suara agak keras. Lalu aku berdiri membuka celana dalamku dan menyodorkan penis ku kedepan mulut ibu. Ayo bu masukin ke mulut ibu jangan malu malu bu. Ihh ibu ga pernah seperti ini jangan dong ndree ibu kan jiji. Akhh ibu pura pura lagi andre kan pernah ngintip ibu dengan ayah waktu lagi bercinta. Akhh kamu ndre dasar anak nakal nanti ibu cubit ya kamu. akhirnya tangan ibu memegang penis ku dan mulai mengocok ngocok kecil. Kami mengubah posisi aku duduk di tempat tidur dan ibu mulai memasukan penis ku kemulutnya. Ihh penis kamu engga seperti punya ayah, ga macho akh jadi males ibu. Ah ibu hajar aja bu jangan samain dong sama punya ayah. Ibu tertawa kecil, dan akhirnya blesss penis ku masuk ke mulut ibu. Ibu menjilat menggigit-gigit kecil seperti layaknya di film porno. 10 menit ibu mengisap penisku engga lama kemudian sperma ku keluar. Crotzz tepat di wajah ibuku. Ahhhhhhhh baru bentar aja udah keluar, payah kamu ndree bikin nanggung aja. Ya kan baru pemula bu, jadi gimana nih bu ? ya udah kamu jilatin aja punya ibu gih. Dengan cepat aku mulai menukar posisi, ku jilat terus vagina ibu. Dan akhirnya penis ku menegang kemudia. Bu bu sudah tengang lagi nih bu gimana nih bu ? ya udah cepet masukin ibu ga tahan nih !! gimana bu caranya ? pelan pelan apa langsung dimasukin ?”tanya ku kebingungan”.Makanya Kalo ga tau jangan sok tau kamu. Pake kondom dulu gih, nanti muncrat di dalam ibu yang repot. Aku bergegas mengambil kondom di laci dan memakainya lalu ga lama kemudian blesss penis ku masuk ke dalam vagina ibuku. perlahan lahan aku mengoyangnya dan akhirnya goyanganku semakin cepat. 5 menit kemudian kami mengganti posisi, aku menyuruh ibu menungging dan aku memasukannya dari belakang. Ahh ahhhhhhh ahhhhhhhh ahhhhhhhhh desah ibuku yang sedang menikmatinya. ndree ahhh terus ndree ahhhhh… bu andre mau keluar ni gmn nih bu. tak lama kemudian sprema ku pun keluar. Nah kan apa kata ibu, untung pake kondom. kemudian ibu melepaskan kondom ku dan menghisap penisku lagi. Bu udah bu aku udah capek, ga mampu lagi bu, Huh payah kamu.. kamu yang ngajak kamu yang udahan duluan. ibu lalu beranjak dari tempat tidur dan memakai baju, lalu ibu pergi ke dapur untuk menyiapkan makan malam bwat kami berdua. tak lama aku menyusul ibu ke dapur dan memeluknya dari belakang dan aku berkata” Ibu Maafkan Andre ya udah kurang ajar sama ibu”. ibu tersenyum dan berkata” engga kok ndre tapi lain kali jangan di ulangi lagi ya ?” iya bu. lalu ibu mencium bibirku dan menyuruhku mandi dan siap siap untuk makan malam. Mulai saat itu aku tidak pernah lagi bercinta dengan ibu tiriku. tapi aku masih sering melihat ayah dan ibuku bercinta.

Kakak Kelas Yang Sangat Cantik

Saat itu aku duduk di kelas 1 SMA, di SMA terkenal di suatu kota besar. Nama ku rizky, dan cerita ini bermula saat aku sedang mengikuti ujian akhir semester 1, aku ditempatkan pada ruang 17 dan aku duduk dengan kakak kelas, dia menduduki kelas 2 SMA. Setahun lebih tua dariku. Parasnya sangat cantik sekali, manis, dan dada nya woow.. Terlihat sangat padat dan besar, aku pun hanya bisa memandangi nya sesaat, dan lalu menoleh noleh ke lain arah agar dia tidak mengetahui. Sebut saja namanya risa. Hari pertama ujian sangat membosankan, waktu yang cukup lama, namun aku telah selesai mengerjakan semua soal, jadi aku hanya diam sambil menggambar-gambar sesuatu di soal ujian itu. Hari kedua, Seperti biasa aku dan mbak risa duduk bersamaan di meja di dalam ruang 17, dan tidak lama guru pengawas pun datang, 2 guru pengawas itu terlihat bicara terus dari tadi, waktu ini aku manfaatkan untuk menyontek ke teman-teman dan tanya-tanya ke kakak kelas 2, dan itupun saat mata pelajaran yang tidak ku sukai, yaitu kimia. Setelah aku mengerjakan 47 soal dari 50 soal, aku pun berdiam diri dan menoleh-noleh ke arah teman-teman, melihat ekspresi wajah mereka yang khawatir, cemas, dan ada juga yang bingung. Sedangkan mbak risa telah selesai mengerjakan semua soal yang ada, dia pun bermain handphone, padahal handphone sangat dilarang saat ujian berlangsung, apalagi saat pertama masuk, telah di “warning” untuk meletakkan handphone di tas. Aku tak tahu apa yang dilakukan mbak risa dengan handphone nya itu, mungkin bermain game, kataku dalam hati. Lalu aku pun memerhatikan dadanya yang sangat padat dari tadi, aku sangat “horny” dibuatnya. Namun aku pun diam saja sambil bengong melihati dada nya. Setan dalam hati pun bicara, ada dorongan yang sangat kuat untuk menyentuh dadanya yang padat itu, tangan ku pun ku gerakkan ke kursi nya, tidak jauh dari tangan ku sudah mbak risa.. Aku pun terus menggerakan tangan ku mendekat ke tubuhnya, namun setelah sadar dada nya tak mungkin terjangkau, dan bisa-bisa ketahuan, aku pun menyentuh pantat nya yang ditutupi rok berwarna putih abu-abu. Dan aku pun menggerakkan jari-jari ku di pantatnya, mbak risa mungkin merasa geli, tapi aku tidak tahu apa yang dia rasakan, dan reaksi yang tak terduga pun terjadi. Dia makin mendekatkan tubuhnya ke arah ku. Aku pun terus menggerakkan jari-jari ku di pantatnya, dan mbak risa tiba-tiba mengalihkan fokus nya, yang semula pada handphone, ke wajah ku, dan berkata “riz, jangan yang itu yah, ke dalam rok mbak aja deh..” dan aku terkejut mendengar nya aku pun menjawab dengan terbata-bata, “ii..iiyy..yaa mbakk.” Aku melihat tak ada tanda-tanda pengawas akan berkeliling, jadi langsung saja aku memasukkan tangan kanan ku ke dalam saku nya, ternyata saku nya sangatlah dalam, hingga aku bisa meraih vaginanya, namun vaginanya tertutupi oleh cd dan lapisan saku ini. Aku pun mulai menggerakkan jari-jariku disitu, dan mbak risa pun menaruh hpnya dan menghadap ke lantai, dan menutup mulutnya. Aku pun terus saja menggerakan jari-jariku, tiba-tiba v nya terasa basah sekali. Dan aku pun terkejut saat bel berbunyi, aku pun langsung bingung, aku langsung menarik tangan ku dari saku nya dan mengisi 3 soal yang belum ku jawab. Dan setelah pulang ujian itu, mbak risa meminta ku untuk mengantar nya kerumah, aku pun langsung membonceng nya dengan sepeda motorku. Rumah nya sangat jauh dari sekolah. Dan setelah kira-kira 20 menit perjalanan, sampailah aku di rumahnya. Rumahnya besar, tingkat 2, dan aku pun disuruh masuk oleh mbak risa. Bersamaan dengan mbak risa aku masuk ke rumah nya, di rumah nya tidak ada siapa-siapa kecuali 2 pembantunya dan 1 tukang kebun nya diluar dirumah tidak ada orang tuanya karena ortunya sedang bekerja, kamipun naik ke atas, dan sampailah di kamar mbak risa. Mbak risa pun ijin untuk mengganti bajunya, dan dia pun mengganti bajunya dengan kaos ketat berwarna biru muda dan celana jins. Lalu mbak risa berkata “riz, aku bikinin sirup dulu ya? pasti kamu haus kan? kamu tunggu sini aja.. ” Dan aku menjawab”i..iya mbk.”. Kamarnya sangat harum. Luas, dilengkapi dengan kamar mandi yang berisi bathub dan shower, seraya aku mengelilingi kamarnya yang luas itu. Dan aku pun tidur-tidur an di kasur nya sambil menunggu mbak risa datang, mbak risa lama sekali, batinku di dalam hati. Dan akhirnya 10 menit kira-kira aku menunggu, mbak risa pun datang dengan membawa sirup. Aku pun meminum sirup itu. Dan mbak risa duduk di kasur nya di sebelah ku dan kita ngobrol-ngobrol hingga akhirnya sampai pada satu topik. Aku pun bertanya “mbak risa, gimana tadi? enak gak? aku tadi itu iseng mbak.. ” dan mbak risa pun menjawab “enak dek, mbak sampe tutup mulut takut desah nya keras, mbak tadi keenakan banget..” Dan aku pun langsung mendorong nya ke salah satu bantal yang ada di kasur itu.. Dan aku pun berkata “mbak risa, aku pengen yang kayak tadi lagi, mbak mau ya?” dan dia menjawab “iya deh dek..” Dan dia pun mencium bibirku dan memelukku erat, aku pun jatuh ke pelukannya dan membalas ciumannya lebih liar, aku mengisap2 lidah nya dan menjilati bibirnya. Dan setelah tidak lama berciuman, aku pun turun ke leher nya, aku ciumi leher itu dengan penuh nafsu, dan akhirnya aku meraih dada nya. Aku meremas-remas dada nya yang padat itu sambil menciumi lehernya, tubuhnya terasa sangat hangat sekali dan harum, hasrat seksual ku sudah mencapai ubun-ubun, dan aku pun meminta nya untuk melepas kaos biru muda nya. Dan akhirnya tersisa lah bra hitam dan celana jins nya, bra itu pun aku singkap ke atas dan aku nikmati saja puting susunya, dan aku meremas kedua buah dada nya yang sangat padat itu. Aku pun terus melakukan itu hingga mbak risa keenakan dan merem-melek. “Adik” ku ini sudah tidak tahan untuk mencoba liang kenikmatannya, dan akhirnya aku pun berhenti menjilati dan meremas buah dadanya, dan aku pun membuka seragam ku, kini yang tersisa di badanku hanyalah boxer dan celana dalam, dan akhirnya mbak risa juga melucuti semua pakaian nya hingga hanya tersisa cd biru muda nya, dan dia pun meraih “adik” ku yang sudah tegang mulai tadi, dia memelorotkan boxer ku dan membuka celana dalam ku, dan mengocok “adik” ku itu, dan menjilati nya dengan penuh nafsu, aku pun sangat merasakan kenikmatan tiada tara saat itu. Dia pun menjilatnya semakin liar hingga aku semakin merasakan kenikmatan yang lebih nikmat lagi. Dan akhirnya dia melepaskan mulutnya dari penis ku, dia langsung menyodorkan sebungkus kondom dari saku celana jins nya yang telah ia lucuti, dan dia buka bungkus kondom itu dan memakaikan ke penis ku, dan dia pun memasukkan penis ku ke vagina nya, dia di atas, aku di bawah. Dan dia pun mulai menggerakkan tubuhnya ke atas-bawah, aku merasakan nikmat saat itu, nikmat nya lebih dari kenikmatan di Blowjob, dan dia sesekali menggoyangkan pinggulnya ke kiri kanan dan itu membuat ku sangat merasakan nikmat yang tak ada taranya. Dan dia sesekali juga mendesah dan menjerit kecil keenakan, aku merasakan hangatnya liang vagina nya saat itu, dan dia pun memelukku dengan erat, sekarang gantian aku yang menyodok nyodok vagina nya. Aku terus menyodok vagina nya, sedalam mungkin dan secepat mungkin, desahnya dan jeritnya semakin cepat dan keras, dan dia pun memelukku makin erat hingga aku merasakan dada nya mendorong tubuh ku, dadanya sangat kenyal dan padat, ini membuatku makin merasakan kenikmatan yang sangat hebat. Dan akhirnya, , aku pun sudah merasakan sperma akan keluar dari penis ku ini, dan aku pun mempercepat sodokanku pada liang vaginanya, dan akhirnya aku merasakan “cairan” itu sudah di ujung dan aku mencopot penis ku dari liang vaginanya dan membuka kondom itu lalu mengocokkan penis ku ke arah dadanya, dan tidak lama kemudian,, croot croot croot.. Sperma itu pun keluar dari penis ku, terasa sangat nikmat sekali. Setelah itu kami pun tidur hingga sore hari, kami tidur dengan tidak menggunakan pakaian apapun, dan kami pun ngobrol sebentar dan foreplay setelah bangun tidur itu. Di dalam ngobrol tadi, aku diberitahu dia sudah melakukan ML sekali dengan pacarnya saat kelas 1 sma. Dan kondom yang tadi siang dia bawa di sakunya itu adalah diambil dari kamar ortunya, “pantes lama dia keluarnya, batinku.”
Dan kamipun mandi bersama setelah itu, di mandi itu aku melakukan foreplay dan hasilnya: sekali “crot”.. Hehe. Dan kita pun akhirnya keluar kamar dan ke lantai bawah, aku pun pulang kerumah dengan senang hati.

mba manda

aku malevi, ini pertama kali aku mengenal seks, tetapi saat aku berada di tempat kos milik tetangga. waktu itu aku berumur 14 tahun masih smp lah,papa ku adalaha seorang pengusaha kayu ternama yang mempunyai lebih dari 10 tempat kos-kosan , salah satunya ada di sebelah rumahku ,yang menarik adalah penghuni kostnya salah satunya adalah mbak manda ,dari semua penghuni kost disana dialah yang paling cantik plus baik umurnya kira-kira 22 tahun. sering kali aku diundang masuk ke kamarnya hanya sekedar menemani dia menghabiskan jatah jajan yang dia bawa. jujur aku sudah suka padanya. bentuk tubuhnya mirip model-model bikini dari majalah ayahku (dari kecil aku memang sudah suka membacanya) yang pasti montok lah, tinggi 170 berat badanya pun aku tafsir sekitar 50 an dan dadanya berukuran 34B (hanya mengira-ngira bentuk dan besarnya mirip sekali dengan model majalah itu).

dia suka sekali meluk-meluk aku, nggak tau kenapa mungkin karena aku cubby dan polos. jadi semakin aku pasrah di dalam pelukan gemasnya padahal aku juga merasakan betapa kenyal dadanya yang menghimpit erat tubuhku. enak sekali rasanya. pernah sekali aku karena napsunya, aku yang memeluknya dan menghujamkan kepalaku di dada montoknya sembari kugeleng2kan kepala. dia hanya tertawa.

obrolan pun berlanjut, “mba udah punya pacar?”…………….”hihihi hihi..belum lev, kenapa kok tanya-tanya?”……….”enggak biasanya kan kalo udah gede punya pacar”…….dia hanya membalas dengan tawa. hari ini memang sangat special, mba manda hanya menggunakan kaos t-shirt longgar dan panjang tanpa menggunakan celana, dibiarkannya pahanya yang putih mulus membuatku menelan ludah, memang hari ini dia libur kuliah dan berencana beres-beres kamar, ketika dia meletakan sesuatu di atas lemari. shiutttttt T-shirtnya naik ke atas sehingga aku bisa celana dalamnya yang berwarna putih polos ditambah melihat bongkahan pantatnya yang padat dan montok sekali. sudah nggak tahan aku aku ingin melihatnya telanjang bulat.

aku di kagetkan dengan suara handphone mbak manda, seperti biasa dia tak pernah mengangkat telepon di depanku, pasti dia keluar kamar. pertama-tama aku memang gak curiga. tetapi gerangan siapa yang mengganggu masa puber ku. membuatku sebal dan curiga. akhirnya mbak manda masuk kamar lagi “lev…maaf yha mbak mau pergi dulu nieh, lupa tadi mbak ada janji”………”siapa sih mbak yang telpon, penting yha mbak ” aku berusaha untuk menahan dia pergi…..”Hmm..mau tau aja kamu lev, yang jelas dia penting buat mbak..kalo enggak penting, mana bisa mbak tidur di kost mewah kayak gini” dia tertawa kecil. aku nggak tau maksudnya apa.
pertemuan hari ini cukup sekian, aku diusir secara halus oleh mbak manda. aku menunggu dia di depan rumah kost. sekedar ingin tau dewi cantikku ini menggunakan baju apa. perlahan dia melangkah keluar kost, dengan senyuman lembut, rambut panjangnya yang berwarna coklat dikuncir, celana panjang jeans berwarna biru ketat memperlihatkan pahanya yang berisi, bokongnya yang padat,.. dia menggunakan kaus putih, berdada rendah memperlihatkan payudaranya yang membusung, BH yang dikenakannya adalah Bra yang mengait dileher, hingga aku dapat dengan jelas melihat warna Bra-nya talinya berwarna merah jambu. seksi sekali. “dadah lev…..mba jalan dulu” dia meninggalkanku.
semakin aku nafsu saja. aku tau pasti kebiasaan mba manda, dia orangnya pelupa. jadi dia selalu menyimpan kunci di bawah pot sebelah kamar. aha….segera aku masuk menggunakan kunci tadi. di dalam kamarnya aku hanya bisa tersengal-sengal, jantung rasanya udah gak karu-karuan takut sekali. aku juga bingung, bagaimana aku bila ketauan nanti kalau aku berada di kamar, bakal ditanyain macem-macem nih. tapi itu tak berlangsung lama. karena kudapati celana dalam yang mba manda tadi pakai. tiba-tiba saja aku langsung menyaut celana dalam tadi. aku endus-endus pas bagian vaginanya. memang agak berbau amis semi-semi pesing. kain di sekitar selangkanganya agak basah mungkin keringat. wah aku semakin gila dan semakin nggak nahan. segera aku masuk ke dalam lemari kuciummi celana dalamnya sembari aku kocok penisku…hingga tanpa sadar aku pun tertidur lemas di sana.\par
“kreekkkk…..” suara pintu terbuka, hal itu juga yang membangunkanku,…..”loh kok nggak kekunci, tadi perasaan manda udah ngunci deh”…sayub-sayub suara mba manda terdengar. aku semakin gelagepan, bingung sekali….tiba-tiba…”dasar kamu say, cantik-cantik kok pelupa”…ada suara seorang laki-laki, aku akrab sekali dengan suara ini. yha ini mirip suara papa. perasaan takutku berubah seketika. aku curiga apa yang dilakukan papa ku di kamar mba manda.
“ih iyha kuncinya masih di dalam..om…..agh….om…slur p…slurrrrp” aku mendengar suara mba manda mendesah. “agh….owww…..om……. !!!, “………Manda sayang…slurrrp..slurrp” aku semakin penasaran saja. aku berusaha mencari celah untuk melihat kejadian di luar. aku buka resleting lemari yang terbuat dari kain itu sehingga bisa leluasa melihat keluar.
alamak aku melihat mba manda sedang di cumbu oleh papaku. papaku dengan ganasnya menciumi bibir mba manda. mba manda hanya bisa pasrah saja. tangan besar papa meremas-remas payudara mba manda. “manda…kamu wangi sekali….”erangan papaku saat dia menghisap-hisap leher mba manda…”Om..agh…..” aku melihat mba manda tampak menikmati setiap kecupan papa, jujur aku sangat marah bagaimana mungkin, papaku orang yang selalu aku hormati melakukan perbuatan tak senonoh seperti itu. aku sempat hampir kalap ingin segera kulabrak mereka, tetapi niat itu ku urungkan. karena aku juga ternyata mulai menikmati Live performance ini”
dengan kasarnya papa menyingkap kaos t-shirt mbak manda, sehingga sekarang yang tampak adalah BH mba manda yang membungkus payudara indahnya, papa mulai melepaskan kemeja nya begitu jari lentik mba manda melepaskan benik-benikya, sembari terus menyambar dan menghisap bibir papa mba manda mengelus-ngelus dada penuh bulu milik papa. aku semakin penasaran saja. kejadian erotis apa yang akan terjadi. ciuman itu membuat mereka saling berpagutan hampir 5 menit lebih. tiba-tiba mbak manda mendorong papaku hingga tersungkur di kasur. “Om…liat manda yah..” sembari mbak menyalakan cd dengan remot. dia mulai meliuk-liukan tubuhnya. “wow..ternyata mba manda mau menyuguhkan tarian erotis nya” aku semakin tak sabar saja.
dengan liukan tubuhnya yang sintal, mba manda mulai membuka celana jeans nya. hingga dia hanya menggunakan BH yang mengait di leher dan celana dalam berwarna hitam transparan. walaupun suasananya agak redup, tetapi aku bisa melihat dengan jelas betapa seksinyanya mba manda, dengan gemulainya mba manda mulai meraba-raba seluruh tubuhnya dengan tangan nya sendiri. dari sedikit-dikit dia remas payudaranya sendiri dengan lembut tapi pasti, dihimpitkan kedua belah payudaranya, membuat tubuhku juga tubuh papa semakin memompa adrenalinnya, wajahnya yang cantik dan putih agak semu kemerahan mungkin akibat pengaruh alkohol dengan lihainya menunjukan mimik sensual sekali. kadang kadang mba manda menjilat bibirnya yang sudah terpoles lip-gloss sehingga tampak basah dan ingin segera di hisap.
mba manda kini membelakangi papa. dan dengan erotis nya dia mulai membuka BH nya dan membungkuk sehingga pantatnya dengan leluasa memperlihatkan vaginanya yang tampak mengembul dan kenyal.montok sekali vaginanya. kembali dia menghadap papa dan memang luar biasa, payudara yang selama ini aku sangat ingi dekap terlihat dengan sintalnya. bentuknya membulat penuh dan kenyal sekali, pentilnya tampak bundar imut dengan warna merah muda. aku juga melihat jejak-jejak kecupan papa dan remasanya di seluruh tubuh mba manda sehingga meronakan merah tubuh sintalnya.
“manda….Om udah nggak tahan sayang sini..” papa menarik tangan mba manda dengan cepat. mba manda sempat kaget dan terjatuh. memang dasar papa. dia segera menangkap tubuh mba manda. dan mengarahkan arah jatuhnya sehingga payudaranya yang kenyal itu menghujam terlebih dulu ke mukanya. di hisap nya pentil mba manda dengan ganas. tangan kanan papa mulai menuju pantat mba manda diremas-remas nya pantat kencang tersebut, aku melihat muka mba manda yang semakin tampak terangsang. papa lalu melorotkan celana dalam hitam mba manda sehingga kini mba manda sudah bugil tanpa sehelai kain pun. papa pun kembali bergerilya mulut dan tangannya tak terus menghisap seluruh jengkal tubuh sintal mba manda “manda…..kamu….enak banget….” papa terus meracau sembari terus menikmati setiap jengkal tubuhnya. tangan mba manda dengan sigap membuka celana papa. aku sempat terkejut dengan barang milik papa. hitam dan besar mengacung-ngacung di perut mba manda. dengan sayangnya mba manda memegang dan mengocok batang kejantanan papa.
ditariknya pantat mba manda. dari posisi mba manda berada di atas papa. kini pantat mba manda tepat diatas kepala papa. kulihat mba manda dengan lihainya mengocok-ngocok penis papa dan di masukan kedalam mulut. mba manda tampak menikmatinya ketika dia gosok-gosakan bibir manisnya di penis hitam papa. papa pun tampak luar biasa girangnya. dihapannya kini ada sebuah vagina yang sangat-sangat indah. aku bisa leluasa melihat karena memang posisi lemari tepat persis di belakang kasur. vaginanya berwarna merah merekah, bentuknya gemuk dan mengembul keluar papa langsung menghisap-hisap lubang kebahagiaan milik mba manda, sembari dia geleng-gelengkan kepala. mereka bener-bener sangat terangsang sehingga suasana semakin hot saja.
kini mba manda sudah di bawah. papa lalu membalikkan badan dan lagi-lagi mulai menghisap bibir mba manda, tangan papa yang tadinya bergerilya kemana-mana akhirnya menghentikan pencariaanya di vagina mba manda, di benggangnya paha mba manda lebar-lebarnya. sehingga vagina mba manda semakin terlihat merekah merah. papa lalu menunggangi mba manda. tampak tangan mba manda memegang penis gagah papa dan menggerakaanya menuju masuk liang surga. aku melihat memang beberapa kali penis papa tergelincir keluar tapi lagi-lagi tangan mba manda membenarkan posisinya. blesss……akhirnya masuk juga penis papa, dan gilanya, aku bisa melihat bagaimana vagina montok mba manda mencengkeram erat penis papa. penis itu masuk dengan gagahnya.
papa mulai mendesah “man…da…..man…..enak banget memiaw kamu…man…..peret…..”, sembari dengan pelan-pelan pantat papa memompa pantat mba manda sehingga penisnya bisa masuk dan keluar dengan nikmat. “om….ampun….om….buru ng om kok….perkasa gini….agh….manda…..gak tahan…” entah kenapa ketika mba manda mendesah mba manda tampak semakin erat memeluk tubuh papa dan tampat tubuhnya bergetar-getar seperti kita saat menahan pipis. pompaan papa pun semakin di percepat dan diperganas. aku melihat penis papa di penuhi buih-buih putih yang mungkin keluar dari vagina montok mba manda. vagina mba manda pun memerah dan semakin membuatnya indah.
kini papa melepaskan pelukannya dari mba manda. dan dengan masih menancapnya penis di vagina mba manda. dianggkatnya tubuh sintal itu dan dihimpitkan di tubuh tersebut di tembok. papa semakin perkasa saja mengoyang-goyang pantatnya maju mundur- sedangkan mba manda hanya mendesah dan kadang-kadang menatap sayu papa. “manda….om mau keluar neh…….aku mau keluarin di dalem aja yah…”, sebelum mba manda menjawap, papa semakin memasukan penisnya ke vagina mba manda dengan frekwensi yang sangat cepat, suara gesekan antara keduanya yang tadi terdengar berirama kini mulai tak karuan. “ja…ja….ja…..ngan om….nanti manda….” suara desahan mba manda belum berakhir tapi papa sudah menghentikan pompaannya di titik terdalam penisnya mampu menjangkau vagina mba manda, “terlambat sayang…hehe…..om puas banget neh” dilepaskan pelukan papa dan mba manda lalu langsung terhuyung lemas di kasur. segera papa membereskan dirinya, diambil tisu basah yang dia sudah persiapkan dan dibersihkan penisnya lalu papa kembali mengenakan pakaian, sedangkan mba manda hanya bisa pasrah di sudut kasur, dia menatap kosong. napasnya pun tersengal-sengal, aku melihat vagina mba manda mengeluarkan cairan putih, mungkin itu sperma papa yang dengan sadisnya disemprotkan kesana. “manda sayang…makasih yah…jangan kuatir…kayak gini cukuplah buat lo tinggal semester depan” mba manda hanya menatap kosong. masih dengan telanajang dia merebahkan tubuhnya diatas kasur. papa pun sudah selesai berpakaian dan kini dia berpamitan dengan mba manda.
sekarang aku mulai sadar, bagaimana aku….apa yang harus aku lakukan nggak mungkin aku terus bersembunyi di dalam lemari mba manda. lambat lautpun mba manda pasti akan membuka lemari ini……..

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.